Mikroskop
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQzprM5uKVoBUqrB5Emp_UEJvb7aaCQZLHoSS6fjDo1WAUfMlHF4cqN7dlE-OukGdLrvuU3EqQErrpdOK8Mhh6WAUzbQjAebyQlILt9SrR0UD9AiFB2_5fFRq37kgtsQAXocuzx_p5Y44/s320/FastStoneEditor.jpg)
Bagian-bagian mikroskop
LENSA OKULER, yaitu lensa yang dekat dengan mata pengamat
lensa ini berfungsi untuk membentuk bayangan maya, tegak, dan diperbesar dari
lensa objektif
LENSA OBJEKTIF, lensa ini berada dekat pada objek yang di
amati, lensa ini membentuk bayangan nyata, terbalik, di perbesar. Di mana
lensa ini di atur oleh revolver untuk menentukan perbesaran lensa objektif.
TABUNG MIKROSKOP (TUBUS), tabung ini berfungsi untuk
mengatur fokus dan menghubungan lensa objektif dengan lensa okuler.
MAKROMETER (PEMUTAR KASAR), makrometer berfungsi untuk
menaik turunkan tabung mikroskop secara cepat.
MIKROMETER (PEMUTAR HALUS), pengatur ini berfungsi untuk
menaikkan dan menurunkan mikroskop secara lambat, dan bentuknya lebih kecil
daripada makrometer.
REVOLVER, revolver berfungsi untuk mengatur perbesaran lensa
objektif dengan cara memutarnya.
REFLEKTOR, terdiri dari dua jenis cermin yaitu cermin datar
dan cermin cekung. Reflektor ini berfungsi untuk memantulkan cahaya dari cermin
ke meja objek melalui lubang yang terdapat di meja objek dan menuju mata
pengamat. Cermin datar digunakan ketika cahaya yang di butuhkan terpenuhi,
sedangkan jika kurang cahaya maka menggunakan cermin cekung karena berfungsi
untuk mengumpulkan cahaya.
DIAFRAGMA, berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya
yang masuk.
KONDENSOR, kondensor berfungsi untuk mengumpulkan cahaya
yang masuk, alat ini dapat putar dan di naik turunkan.
MEJA MIKROSKOP, berfungsi sebagai tempat meletakkan objek
yang akan di amati.
PENJEPIT KACA, penjepit ini berfungsi untuk menjepit kaca
yang melapisi objek agar tidak mudah bergeser.
LENGAN MIKROSKOP, berfungsi sebagai pegangang pada
mikroskop.
KAKI MIKROSKOP, berfungsi untuk menyangga atau menopang
mikroskop.
SENDI INKLINASI (PENGATUR SUDUT), untuk mengatur sudut atau
tegaknya mikroskop.
Seperti alat optik kebanyakan, mikroskop dapat menggunakan
mata akomodasi maksimum atau mata tanpa akomodasi.
Perbesaran menggunakan mata berakomodasi maksimum:
M
= Moby x Mok
M = (Si/So) x (PP/f okuler + 1)
M = (Si/So) x (PP/f okuler + 1)
Untuk menghitung panjang mikroskop
mata
berakomodasi diperlukan rumus:
L
= Si (ob) + So (ok)
Keterangan :
L = panjang mikroskop
Si (ob) = jarak bayangan lensa obyektif
So (ok) = jarak benda lensa okuler
Keterangan :
L = panjang mikroskop
Si (ob) = jarak bayangan lensa obyektif
So (ok) = jarak benda lensa okuler
Perbesaran menggunakan mata tidak berakomodasi:
M = Moby x Mok
M = (Si/So) x (PP/f okuler)
M = (Si/So) x (PP/f okuler)
Untuk menghitung panjang mikroskop
mata
tidak berakomodasi diperlukan rumus:
L
= Si (ob) + f (ok)
Keterangan :
L = panjang mikroskop
Si (ob) = jarak bayangan lensa obyektif
f (ok) = jarak fokus lensa okuler
Keterangan :
L = panjang mikroskop
Si (ob) = jarak bayangan lensa obyektif
f (ok) = jarak fokus lensa okuler